innovation in harmony
Kunjungan Presiden

Setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbang) bersama tim dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) dan BPTP Jateng melakukan monitoring dan verifikasi hasil panen ubinan, dan riil pada Demfarm Three in One di Desa Sonorejo Kec. Sukoharjo, Solo akhir bulan September lalu (26/09/15) akhirnya berlanjut panen demfarm padi model budidaya Three in One yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo pada hari Minggu (3/10/15). Kehadiran Presiden di lokasi demfarm ini untuk memastikan bahwa produksinya ada peningkatan. Joko Widodo bersama Menteri Pertanian turun langsung ke pertanaman padi varietas Inpari Sidenuk dan varietas Way Apo Buru.

Dalam sambutannya yang berlangsung singkat Jokowi mengatakan bahwa “Saya tegaskan saya kesini  bukan  untuk panen raya. Yang panen itu ya petaninya, bukan saya. Tapi saya memastikan produksi meningkat karena varietasnya dan yang satunya karena pemakaian antara lain mikrobia dalam aplikasi BEKA dan POMI “ ujar Jokowi saat meninjau pertanaman padi. Metode 3 in 1 merupakan perpaduan BEKA (Dekomposer), Hazton dan POMI.

Teknologi Hazton adalah metode tanam padi dengan bibit padat (20-30) bibit per lubang tanam. Metode Hazton yang menggunakan benih tua yang berumur 25-35 hari dengan penanaman 20 -30 rumpun per lubang tanam. POMI yang merupakan perlakuan pupuk hayati yang dilakukan oleh PT. Indo Acidatama Tbk. Kunjungan kerja Jokowi ke Karawang dilakukan pada Minggu(27/9) lalu. Saat itu dia melihat hasil dari varietas padi jenis baru. Jokowi kemudian mengatakan dirinya meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mengembangkan lagi pola penanaman dengan pupuk mikrobia BEKA dan POMI serta varietas IPB. Menurut Jokowi tak perlu banyak-banyak dahulu, tetapi menunjukkan peningkatan signifikan." Mungkin tak usah jutaan (ton) dulu lah, seratus ribu (ton) tapi benar kelihatan baru juta-juta. Kita enggak juga ingin tergesa-gesa, tapi memastikan produksi meningkat. (Harna/PS/SM) http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id